BERANDA
PROFIL
ARTEFAK
ANALISIS PENILAIAN
MODEL GURU
KONTAK

PPG PRAJABATAN 2025-2026

Eka Sri Darma

NIM 20250843912

Calon pendidik vokasional bidang Teknik Pemesinan yang berdedikasi untuk menciptakan pembelajaran inovatif, berpusat pada peserta didik, dan relevan dengan standar industri manufaktur.

Foto Profil
Mahasiswa PPG Calon Guru Pendidikan Teknik Mesin Mahasiswa PPG Calon Guru Pendidikan Teknik Mesin Mahasiswa PPG Calon Guru Pendidikan Teknik Mesin

"Teknik mengajarkan saya presisi; pendidikan mengajarkan saya empati keduanya saya bawa ke setiap kelas yang saya masuki."

01 / Profil

Saya adalah Eka Sri Darma, mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Dengan semangat dan komitmen penuh, saya mempersiapkan diri menjadi pendidik profesional yang mampu memberikan pengalaman belajar bermakna bagi setiap peserta didik.

02 / Kompetensi

Melalui program PPG, saya mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial sebagai fondasi menjadi guru yang berintegritas dan berdampak. Saya percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa.

03 / Nilai

Tumbuh dari nilai-nilai Tamansiswa yang menjunjung tinggi kebebasan, kebudayaan, dan kemanusiaan, saya berkomitmen untuk menjadi guru yang tidak hanya mentransfer ilmu, namun juga menginspirasi dan memberdayakan setiap siswa.

Asal & Keunikan Daerah

Perkenalkan, saya Eka Sri Darma. Saya lahir dan tumbuh di Manisrenggo, Kabupaten Klaten, sebuah daerah istimewa di lereng Gunung Merapi yang diberkahi tanah yang subur serta warisan sejarah yang agung. Daerah asal saya adalah rumah bagi Candi Plaosan yang megah—sebuah simbol harmoni, toleransi, dan mahakarya peradaban masa lalu. Nilai-nilai gotong royong, ketangguhan masyarakat lereng gunung, serta filosofi edukasi yang terpahat pada relief candi di daerah saya telah membentuk karakter saya menjadi pribadi yang adaptif dan menghargai keberagaman. Dari tanah penuh sejarah inilah, tumbuh inspirasi besar dalam diri saya untuk menjadi seorang pendidik.

Melihat bagaimana relief-relief Candi Sojiwan di Manisrenggo mampu menyampaikan pesan moral dan edukasi melintasi abad, saya menyadari bahwa sejatinya mengajar adalah seni abadi untuk menanamkan nilai kebaikan. Panggilan jiwa ini semakin menguat ketika saya melihat dinamika anak-anak di daerah saya; mereka membutuhkan pemandu yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menumbuhkan karakter yang tangguh, adaptif, dan berbudaya di tengah perkembangan zaman.

Melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) ini, tujuan utama saya adalah mentransformasikan diri menjadi guru yang profesional, inovatif, dan berpihak pada murid. Saya berkomitmen untuk merancang pembelajaran yang bermakna, mengintegrasikan teknologi tanpa kehilangan akar kearifan lokal, serta menciptakan ruang kelas yang aman dan inklusif bagi setiap keunikan peserta didik. Bagi saya, menjadi guru bukan sekadar profesi, melainkan sebuah pengabdian untuk mengukir masa depan bangsa.

Inspirasi & Visi Menjadi Guru

Menyalakan Lentera, Mengukir Masa Depan

Perjalanan saya untuk memilih jalan pengabdian sebagai seorang pendidik bukanlah sebuah kebetulan, melainkan sebuah panggilan jiwa (calling) yang tumbuh dari refleksi mendalam terhadap realitas di sekitar saya.

Inspirasi terbesar saya lahir ketika menyadari bahwa tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan lagi sekadar akses terhadap informasi, melainkan bagaimana mengolah informasi tersebut menjadi ilmu yang bermanfaat dan karakter yang bijaksana. Di era digital yang bergerak begitu cepat, anak-anak membutuhkan lebih dari sekadar "mesin pencari" atau buku teks berjalan; mereka membutuhkan seorang teladan, mentor, dan fasilitator yang mampu menuntun mereka menemukan potensi terbaiknya. Saya ingin menjadi bagian dari sistem pendukung yang menyelamatkan masa depan mereka.

Visi saya sebagai seorang guru profesional adalah "Mewujudkan ekosistem belajar yang berpihak pada murid, yang tidak hanya menuntut pencapaian akademik, tetapi juga menuntun tumbuh kembangnya budi pekerti luhur sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman mereka."

Secara konkret, tujuan yang ingin saya capai dalam karier keguruan saya ke depan adalah:

1. Menjadi Guru Penjelajah yang Inovatif: Terus memperbarui strategi pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi, tanpa menanggalkan nilai kearifan budaya lokal.

2. Membangun Ruang Kelas yang Inklusif: Memastikan tidak ada satu pun anak yang merasa tertinggal atau diabaikan karena setiap anak memiliki keunikan cara belajar (differentiated learning).

3. Menjadi Pembelajar Sepanjang Hayat: Konsisten melakukan refleksi diri atas praktik mengajar yang saya lakukan demi meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Bagi saya, setiap ruang kelas adalah laboratorium peradaban. Di sanalah, dengan segenap kompetensi profesional yang telah saya asah, saya siap mendedikasikan hidup untuk menuntun anak-anak bangsa menjemput masa depan mereka dengan penuh percaya diri.

Motivasi

"Mengajar bukan tentang memaksa setiap anak melangkah di jalan yang sama, melainkan tentang menuntun kodrat unik mereka agar mampu bersinar di jalannya masing-masing dengan budi pekerti yang luhur."

Makna di Balik Prinsip

Terinspirasi dari filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, saya meyakini bahwa anak bukanlah kertas kosong yang bisa digambar sesuka hati oleh orang dewasa, melainkan sehelai kertas yang sudah memiliki pola samar sejak lahir.

Tugas saya sebagai seorang pendidik bukanlah mengubah atau memaksakan kehendak agar semua anak seragam, melainkan menuntun (pamong) dan mempertebal pola-pola baik yang ada di dalam diri mereka. Setiap peserta didik memiliki potensi, gaya belajar, dan kecerdasan unik yang berbeda-beda (differentiated potential). Dengan memberikan ruang yang merdeka namun tetap terarah, serta konsisten menanamkan budi pekerti dan nilai-nilai karakter, saya berkomitmen untuk mengantarkan mereka menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri demi menyongsong masa depan.

Riwayat Hidup

2025 – Sekarang

Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

PPG Prajabatan

Mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta sebagai upaya memperoleh sertifikat pendidik profesional. Selama program, mengembangkan empat kompetensi utama guru yaitu pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial melalui perkuliahan intensif, seminar pendidikan, microteaching, serta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah mitra yaitu SMK Negeri 2 Depok Sleman. Mendalami implementasi Kurikulum Merdeka, penyusunan modul ajar, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta asesmen berbasis kompetensi yang berpusat pada peserta didik.

2019 – 2020

Engineering Research Club

Organisasi

Aktif sebagai anggota Engineering Research Club (EneRC), sebuah Badan Semi Otonom Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang yang bergerak di bidang keilmiahan, penelitian, dan penalaran. Organisasi kemahasiswaan ini fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya melalui riset, inovasi berbasis teknologi hijau, dan kompetisi karya tulis ilmiah.

2018 – 2024

Universitas Negeri Semarang

S1 Pendidikan Teknik Mesin

Menyelesaikan studi Sarjana Pendidikan Teknik Mesin di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan fokus pada penguasaan ilmu keteknikan mesin sekaligus metodologi pengajaran vokasional. Mempelajari bidang manufaktur, pemesinan, gambar teknik, dan teknologi, serta mengintegrasikannya ke dalam praktik pembelajaran di SMK. Memperoleh bekal kuat dalam merancang pembelajaran kejuruan yang kontekstual, berbasis kompetensi, dan relevan dengan kebutuhan industri.

2014 – 2018

SMK Negeri 2 Klaten

Program Keahlian Teknik Pemesinan

Menempuh pendidikan menengah kejuruan di SMK Negeri 2 Klaten pada Program Keahlian Teknik Pemesinan, salah satu SMK terbaik di Jawa Tengah yang dikenal sebagai pusat keunggulan teknik. Selama tiga tahun, membangun fondasi kuat di bidang pengoperasian mesin bubut, mesin frais, mesin gerinda, dan gambar teknik manufaktur. Pengalaman di SMK inilah yang menumbuhkan kecintaan pada dunia teknik sekaligus menjadi titik awal perjalanan menjadi calon pendidik vokasional yang kompeten.

Artefak

📄
18 artefak tampil Filter aktif bisa diganti per siklus atau kategori.
PUBLIC / ARTEFAK / SEMUA SIKLUS / SEMUA
Thumbnail RPP
RPP

RPP Siklus 1 - Penggunaan Dividing Head

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus 1 mengenai dasar-dasar pengoperasian mesin bubut dan prosedur keselamatan kerja (K3).

Thumbnail Bahan Ajar
BAHAN AJAR

Materi Siklus 1 - Penggunaan Dividing Head

Bahan ajar lengkap yang memuat formula perhitungan kecepatan potong (Cutting Speed) dan putaran mesin (RPM).

Thumbnail LKM
LKM

LKM Siklus 1 - Penggunaan Dividing Head

Panduan langkah praktikum siswa untuk melakukan proses pembubutan memanjang dan pembubutan bertingkat.

Thumbnail Media Pembelajaran
MEDIA

Media Presentasi Siklus 1 - Penggunaan Dividing Head

Media visual interaktif pengenalan tuas transmisi, kepala tetap, eretan, dan kepala lepas pada mesin bubut.

Thumbnail Instrumen Asesmen
ASESMEN

Instrumen Asesmen Siklus 1 - Penggunaan Dividing Head

Format instrumen asesmen keterampilan berupa checklist pengukuran ketelitian dimensi benda kerja bubut.

Thumbnail Lainnya
LAINNYA

Video Apersepsi K3 Bubut

Video singkat untuk memotivasi siswa tentang pentingnya mengenakan kacamata pelindung dan alat pengaman kerja.

Thumbnail RPP
RPP

RPP Siklus 2 - Parameter Pemotongan

RPP Siklus 2 tentang pengenalan mesin frais (milling machine), prinsip pemotongan, dan metode pengefraisan rata.

Thumbnail Bahan Ajar
BAHAN AJAR

Materi Siklus 2 - Parameter Pemotongan

Bahan ajar mengenai ragam cutter mesin frais seperti end mill, slab mill, gear cutter, serta kesesuaian penggunaannya.

Thumbnail LKM
LKM

LKM Siklus 2 - Parameter Pemotongan

Instruksi kerja praktikum pembuatan blok mesin persegi presisi dengan sudut tegak lurus (90 derajat).

Thumbnail Media Pembelajaran
MEDIA

Media Presentasi Siklus 2 - Parameter Pemotongan

Rekaman instruksional berdurasi pendek yang mengilustrasikan teknik menyentuhkan cutter ke permukaan benda kerja.

Thumbnail Instrumen Asesmen
ASESMEN

Instrumen Asesmen Siklus 2 - Parameter Pemotongan

Bank soal sumatif kognitif pilihan ganda untuk menguji pemahaman siswa tentang kecepatan pemamanan mesin frais.

Thumbnail Lainnya
LAINNYA

Jurnal Refleksi Siklus 2

Dokumen refleksi diri yang mencatat kendala penyesuaian sumbu mesin frais dan cara mengatasinya pada pertemuan berikutnya.

Thumbnail RPP
RPP

RPP Siklus 3 - Membubut Eksentrik

RPP Siklus 3 mengenai teknik menggambar proyeksi gambar kerja komponen mesin menggunakan perangkat lunak CAD.

Thumbnail Bahan Ajar
BAHAN AJAR

Materi Siklus 3 - Membubut Eksentrik

Modul ajar yang menjelaskan penerapan toleransi linier, suaian, dan simbol tanda pengerjaan permukaan standar ISO.

Thumbnail LKM
LKM

LKM Siklus 3 - Membubut Eksentrik

Lembar tugas menggambar detail komponen penumpu (bracket) lengkap dengan dimensi dan tampilan potongan.

Thumbnail Media Pembelajaran
MEDIA

Media Pembelajaran Siklus 3 - Membubut Eksentrik

Video screencast cara cepat menggunakan fungsi offset, trim, chamfer, dan fillet dalam mempercepat proses drafting.

Thumbnail Instrumen Asesmen
ASESMEN

Instrumen Asesmen Siklus 3 - Membubut Eksentrik

Format instrumen penilaian portofolio gambar CAD berdasarkan parameter ketelitian garis dan kesesuaian standar.

Thumbnail Lainnya
LAINNYA

Video Praktik Mengajar CAD

Video dokumentasi pembelajaran CAD terbimbing di ruang laboratorium komputer sekolah mitra.

ANALISIS & EVALUASI

Analisis Produk Pembelajaran

Refleksi terhadap proses penyusunan, dasar pedagogis, faktor penerapan, dan penyesuaian produk pembelajaran untuk kebutuhan kelas yang berbeda.

Produk rencana dan perangkat pembelajaran pada Siklus 1, 2, dan 3 dirancang terintegrasi antara teori, praktik, dan kebutuhan industri vokasional (SMK).

01
Kendala Penyusunan Produk
Penyusunan produk pembelajaran tidak hanya berhenti pada pembuatan materi, namun juga menyesuaikan dengan karakteristik kemampuan siswa dan ketersediaan mesin praktik...
02
Konsep Pedagogis yang Diadopsi
Produk pembelajaran disusun dengan dasar pedagogis yang menempatkan siswa sebagai pusat, mengutamakan Project Based Learning (PjBL) untuk simulasi nyata bengkel industri...
03
Faktor Keberhasilan Penerapan
Keberhasilan penerapan produk pembelajaran sangat dipengaruhi oleh sejauh mana kedisiplinan K3 diimplementasikan dan adanya umpan balik langsung yang otentik saat observasi...
04
Penyesuaian untuk Kelas Berbeda
Produk pembelajaran perlu disiapkan agar dapat menyesuaikan kelas dengan kemampuan dasar berbeda menggunakan strategi scaffolding, rotasi kelompok, atau tantangan HOTS ekstra...

Galeri

Dokumentasi Kegiatan Praktik Mengajar PPG

Dokumentasi Praktik Mengajar Siklus 1
Praktik Mengajar Siklus 1
Klik untuk memperbesar ↗
🔍
Dokumentasi Praktik Mengajar Siklus 2
Praktik Mengajar Siklus 2
Klik untuk memperbesar ↗
🔍
Suasana Kelas Praktikum
Suasana Kelas Praktikum
Klik untuk memperbesar ↗
🔍
Interaksi Guru dan Murid
Interaksi Guru & Murid
Klik untuk memperbesar ↗
🔍

Video Praktik

Praktik Pembelajaran PPG

Penilaian

Dokumen Lampiran

LAMPIRAN 7

Lampiran 7

Instrumen Penilaian Penyusunan Perangkat Pembelajaran.

LAMPIRAN 8

Lampiran 8

Instrumen Penilaian Pelaksanaan Pembelajaran.

Guru Masa Depan

Menuju Pendidik Profesional

Halaman ini merupakan peta jalan (roadmap) dan komitmen nyata saya dalam mendedikasikan diri di dunia pendidikan. Sebagai guru lulusan PPG, saya memandang masa depan bukan sekadar tentang menjalankan tugas mengajar, melainkan tentang bagaimana memberikan dampak berkelanjutan di sekolah tempat saya mengabdi kelak.

🚀 Misi Keguruan

Langkah nyata yang akan saya lakukan di sekolah tempat mengabdi kelak:

  • 🎯

    1. Pembelajaran Berpusat pada Murid (Student-Centered Learning)

    Saya akan aktif merancang dan menerapkan modul ajar yang kreatif, interaktif, serta berbasis pembelajaran berdiferensiasi (differentiated learning) untuk mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan potensi unik setiap siswa.

  • 💻

    2. Mengintegrasikan Teknologi secara Bijak

    Memanfaatkan platform digital dan inovasi teknologi terkini sebagai media pembelajaran abad ke-21, guna menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus relevan dengan kodrat zaman anak.

  • 🛡️

    3. Membangun Ekosistem Kelas yang Aman dan Inklusif

    Menciptakan ruang kelas yang menjunjung tinggi toleransi, bebas dari perundungan (bullying), dan menghargai setiap pendapat, sehingga siswa merasa aman secara psikologis untuk mengeksplorasi potensi terbaiknya.

  • 🤝

    4. Mengembangkan Kolaborasi Berkelanjutan

    Membuka ruang komunikasi dan sinergi yang positif dengan rekan sejawat, kepala sekolah, orang tua murid, serta komunitas praktisi demi kemajuan mutu sekolah tempat saya mengabdi.

🎯 Kompetensi & Karakter

Menjadi guru masa depan menuntut keseimbangan antara aspek keilmuan dan kematangan kepribadian. Berikut adalah strategi konkret saya dalam merawat dan meningkatkan kompetensi diri secara berkelanjutan:

📚

Pedagogik

Refleksi & Inovasi

Rutin mengevaluasi hasil pembelajaran di setiap akhir siklus, serta aktif mengikuti pelatihan perangkat ajar berbasis kurikulum terbaru agar strategi mengajar selalu relevan dengan kebutuhan murid.

🎓

Profesional

Pembelajar Sepanjang Hayat

Memperdalam penguasaan materi esensial secara teoretis maupun praktis melalui literatur ilmiah, jurnal pendidikan, serta aktif dalam forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau KKG.

👥

Sosial

Komunikasi Empatis

Mengasah kepekaan sosial dan keterampilan berkomunikasi dua arah dengan seluruh warga sekolah, serta terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar sekolah.

🌟

Kepribadian

Keteladanan & Integritas

Menampilkan pribadi yang religius, berakhlak mulia, berwibawa, jujur, dan disiplin tinggi. Berkomitmen menjadikan diri saya "role model" nyata (ing ngarsa sung tuladha) oleh peserta didik.

Ayo Buat Sesuatu Yang Luar Biasa.